Dari Warkop ke Timur Tengah: Bagaimana Algoritma Membentuk Pemahaman Kita?
INTIinspira - Pagi itu saya berniat membeli beberapa bahan masakan di toko terdekat. Tiba-tiba, di sudut warung kopi yang berdampingan deng...
INTIinspira - Pagi itu saya berniat membeli beberapa bahan masakan di toko terdekat. Tiba-tiba, di sudut warung kopi yang berdampingan deng...
INTIinspira - Beberapa hari terakhir ini saya cukup intens membaca buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring. Dulu saya sebenarnya suda...
INTIinspira - Sebuah peristiwa imajiner ketika Tuan Tan Malaka duduk di warung kopi di Banda Aceh. Tiba-tiba, ia didatangi oleh pengemis y...
INTIinspira - Beberapa hari yang lalu, beberapa tulisan berisi kritik terhadap kata produktif muncul di beranda FB saya. Penasaran, akhirn...
INTIinspira - Seorang anak pemalu dan suka merenung ini selalu dikucilkan oleh teman-temannya. Bagi gurunya, anak ini bukanlah siswa yang ...
INTIinspira - Iqbal begitu perhatian pada individu. Bisa dikatakan, jantung filsafatnya berdenyut pada gagasannya tentang khudi —yang ia...
INTIinspira - Kita sepertinya apes ya. Hidup di satu negeri yang tidak lagi mengapresiasi pikiran-pikiran kritis nan kreatif, melainkan con...