Resensi Buku Pokok-Pokok Ajaran Islam Karya Musthafa al-Bugho
|
Judul |
: |
Pokok-Pokok
Ajaran Islam |
|
Penulis |
: |
Musthafa
al-Bugho |
|
Penerjemah |
: |
Muhammad Rais |
|
Penerbit |
: |
Alam Books
Publishing |
|
Tahun terbit |
: |
2014 |
|
Jumlah halaman |
: |
486 halaman |
|
ISBN |
: |
978-602-1683-13 |
Pendahuluan
Pokok-Pokok Ajaran Islam karya Musthafa al-Bugho adalah buku yang membahas dasar-dasar ajaran Islam secara sistematis, mulai dari akidah, ibadah, hingga akhlak.
Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Muhammad Rais, dan cocok dibaca oleh pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin memahami Islam dari fondasinya.
Yang menarik dari buku ini adalah pendekatannya yang berbasis hadis. Setiap pokok ajaran langsung disandarkan pada hadis Nabi saw., sehingga pembaca bisa tahu dari mana asal setiap ajaran yang disampaikan, bukan sekadar menerima penjelasan penulis begitu saja.
Ringkasan Isi Buku
Yang menarik dari buku ini adalah pendekatannya yang berbasis hadis. Setiap pokok ajaran langsung disandarkan pada hadis Nabi saw., sehingga pembaca bisa tahu dari mana asal setiap ajaran yang disampaikan, bukan sekadar menerima penjelasan penulis begitu saja.
Ringkasan Isi Buku
Bab pertama membahas hadis tentang niat, bahwa setiap amal dinilai dari niatnya. Penempatannya di awal terasa pas karena niat merupakan dasar dari seluruh amal seorang Muslim.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niat, dan setiap orang akan memperoleh sesuai dengan apa yang diniatkannya” (hlm. 3).
Dari hadis ini, pembaca diajak memahami bahwa kualitas suatu amal tidak hanya ditentukan oleh perbuatannya, tetapi juga oleh tujuan yang melatarbelakanginya.
Bab kedua membahas Islam, Iman, dan Ihsan melalui hadis Jibril yang sangat terkenal. Dalam hadis tersebut Rasulullah saw. menjelaskan bahwa Islam meliputi syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu (hlm. 14).
Bab kedua membahas Islam, Iman, dan Ihsan melalui hadis Jibril yang sangat terkenal. Dalam hadis tersebut Rasulullah saw. menjelaskan bahwa Islam meliputi syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu (hlm. 14).
Melalui penjelasan ini, pembaca dapat memahami bahwa Islam memiliki dimensi lahiriah berupa amal dan dimensi batiniah berupa keimanan serta ihsan.
Bab-bab selanjutnya membahas rukun Islam satu per satu: syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji, lengkap dengan hikmah di balik masing-masing ibadah. Buku ini juga membahas akhlak, hubungan sosial seperti menghormati orang tua dan menjaga persaudaraan, serta kedudukan ilmu dalam Islam.
Menjelang akhir buku, penulis menegaskan pentingnya keselarasan antara keyakinan dan pengamalan syariat.
Bab-bab selanjutnya membahas rukun Islam satu per satu: syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji, lengkap dengan hikmah di balik masing-masing ibadah. Buku ini juga membahas akhlak, hubungan sosial seperti menghormati orang tua dan menjaga persaudaraan, serta kedudukan ilmu dalam Islam.
Menjelang akhir buku, penulis menegaskan pentingnya keselarasan antara keyakinan dan pengamalan syariat.
Penulis menyatakan, “Barangsiapa yang perbuatannya sesuai dengan syariat, namun dalam keyakinan dan pikirannya ia mengingkari kebenaran syariat Allah, maka ia termasuk munafik. Barang siapa yang memperlakukan hukum-hukum Allah sesukanya, ia termasuk zindiq” (hlm. 461).
Pesan yang terus muncul di sepanjang buku ini adalah bahwa iman dan amal tidak dapat dipisahkan, sedangkan akhlak merupakan cerminan nyata dari keimanan seseorang.
Analisis, Kelebihan, dan Kekurangan
Musthafa al-Bugho menyajikan ajaran Islam yang luas dalam format yang tidak membebani. Struktur berbasis hadis membuat setiap bab punya pijakan yang jelas, pembaca langsung berhadapan dengan sumbernya, bukan hanya pendapat penulis.
Musthafa al-Bugho menyajikan ajaran Islam yang luas dalam format yang tidak membebani. Struktur berbasis hadis membuat setiap bab punya pijakan yang jelas, pembaca langsung berhadapan dengan sumbernya, bukan hanya pendapat penulis.
Ini cukup membantu, terutama bagi pembaca yang baru mulai belajar agama dan ingin tahu asal-usul dari setiap ajaran.
Kelebihan utama buku ini ada pada cakupannya yang luas tapi tetap bisa diikuti. Membahas akidah, ibadah, dan akhlak sekaligus dalam satu buku dengan pendekatan hadis bukan hal mudah, dan buku ini cukup berhasil melakukannya tanpa membuat pembaca kewalahan. Sampul dengan gambar Ka'bah dan Al-Qur'an juga mencerminkan isi buku dengan baik.
Di sisi lain, ada beberapa bagian yang pembahasannya terasa tidak merata, ada topik yang dijelaskan cukup mendalam, ada yang selesai terlalu cepat.
Kelebihan utama buku ini ada pada cakupannya yang luas tapi tetap bisa diikuti. Membahas akidah, ibadah, dan akhlak sekaligus dalam satu buku dengan pendekatan hadis bukan hal mudah, dan buku ini cukup berhasil melakukannya tanpa membuat pembaca kewalahan. Sampul dengan gambar Ka'bah dan Al-Qur'an juga mencerminkan isi buku dengan baik.
Di sisi lain, ada beberapa bagian yang pembahasannya terasa tidak merata, ada topik yang dijelaskan cukup mendalam, ada yang selesai terlalu cepat.
Pembaca yang ingin menggali lebih jauh mungkin perlu mencari rujukan lain. Isi buku yang minim variasi visual juga membuat tampilannya terasa padat, dan beberapa istilah Arab yang muncul mungkin masih terasa asing bagi pembaca yang belum punya dasar ilmu agama sama sekali.
Penutup
Pokok-Pokok Ajaran Islam layak dibaca oleh siapa saja yang ingin punya pegangan dasar tentang ajaran Islam yang langsung bersumber dari hadis.
Penutup
Pokok-Pokok Ajaran Islam layak dibaca oleh siapa saja yang ingin punya pegangan dasar tentang ajaran Islam yang langsung bersumber dari hadis.
Buku ini tidak mencoba menjawab segalanya, tapi fondasinya cukup kuat untuk jadi titik awal. Bagi mahasiswa yang sedang mendalami ilmu agama, buku ini bisa jadi bacaan pertama yang baik sebelum masuk ke referensi yang lebih dalam.
Oleh: Jihan Syakira (Mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), STAI Darul Hikmah Aceh Barat)
Foto: Dok. untuk INTIinspira
Oleh: Jihan Syakira (Mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), STAI Darul Hikmah Aceh Barat)
Foto: Dok. untuk INTIinspira


