Hari Perempuan Internasional: Menuju Kesetaraan Gender melalui Investasi

Hari perempuan internasional


Oleh: Abigail

Hari Perempuan Internasional, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 8 Maret, adalah momen penting untuk merayakan pencapaian dan kontribusi perempuan di seluruh dunia, serta untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu kesetaraan gender. 

Pada tahun 2024, tema yang diangkat adalah kemampuan seorang perempuan untuk berinvestasi dan inspirasi inklusivitas.

Sejarah Hari Perempuan Internasional 

Sejarah Hari Perempuan Internasional bermula dari gerakan buruh pada awal abad ke-20, ketika perempuan menuntut kondisi kerja yang lebih baik, gaji yang adil, dan hak pilih. 

Clara Zetkin, seorang aktivis komunis, mengusulkan ide perayaan internasional ini pada tahun 1910, yang kemudian pertama kali dirayakan pada tahun 1911 di beberapa negara Eropa.

Peringatan ini menjadi resmi pada tahun 1975 ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai turut merayakannya. 

Sejak itu, setiap tahunnya, Hari Perempuan Internasional mengusung tema yang berbeda untuk menyoroti berbagai aspek dari perjuangan dan pencapaian perempuan.

Perayaan Hari Perempuan Internasional dan Perjuangan Kesetaraan

Hari ini, Hari Perempuan Internasional tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan, tetapi juga untuk mengadvokasi perubahan positif, mempercepat kesetaraan gender, dan menggalang dana bagi inisiatif yang mendukung perempuan. 

Ini adalah hari di mana kita semua, baik perempuan maupun laki-laki, dapat berkontribusi dalam menyuarakan dan mendukung hak-hak perempuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan berguna untuk menyuarakan hak-hak perempuan, simak penjelasan di bawah ini:

Kemampuan Perempuan untuk Berinvestasi dan Inspirasi Inklusivitas

Di era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini, perempuan memiliki peluang yang semakin besar untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang, termasuk dalam investasi. 

Kemampuan perempuan untuk berinvestasi tidak hanya memberikan dampak positif bagi pemberdayaan diri mereka sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi inklusivitas dalam masyarakat.

Inklusi Finansial sebagai Kunci Pemberdayaan

Inklusi finansial merupakan salah satu kunci utama dalam pemberdayaan perempuan dan pencapaian kesetaraan gender. 

Dengan akses yang lebih luas ke layanan keuangan, perempuan dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, memulai dan mengembangkan usaha, serta meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarga.

Mengatasi Stigma dan Bias

Meskipun perempuan telah berkontribusi sebesar 61 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB), masih terdapat stigma dan bias yang menghambat mereka dalam berinvestasi. 

Persepsi negatif yang sering muncul adalah bahwa perempuan dianggap berisiko tinggi dalam hal pinjaman dan investasi.

Namun, faktanya menunjukkan bahwa perempuan pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seringkali dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi karena kemampuan mereka dalam mengelola bisnis¹.

Perempuan dan UMKM

Di Indonesia, 64 persen UMKM dikelola oleh perempuan. Namun, representasi mereka masih besar di bisnis skala mikro. Investasi pada perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan literasi keuangan, dapat membantu mereka untuk naik kelas dan berkontribusi lebih banyak pada ekonomi nasional.

Kelebihan Perempuan dalam Investasi

Perempuan memiliki beberapa kelebihan dalam berinvestasi, seperti ketelatenan, kesabaran, kemauan belajar yang tinggi, dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan. Mereka juga terbuka terhadap saran dan berorientasi jangka panjang, yang merupakan aspek penting dalam investasi.

Menuju Kesetaraan Gender Melalui Investasi

Investasi pada perempuan bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang investasi pada kesetaraan gender, kesehatan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik. Dengan mendukung perempuan dalam investasi, kita membuka pintu bagi inklusivitas yang lebih besar dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan inklusif.

Kesimpulan

Kesimpulannya, perempuan memiliki potensi yang besar dalam berinvestasi dan dapat menjadi inspirasi bagi inklusivitas dalam masyarakat. Dengan mengatasi tantangan yang ada dan memberikan dukungan yang tepat, kita dapat membantu perempuan untuk mencapai kesetaraan dan pemberdayaan yang sebenarnya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Artikel Relevan